Mishima Kosan, perusahaan manufaktur terkemuka asal Jepang, memanfaatkan FPT AI Mentor guna meningkatkan kompetensi karyawan dan pengelolaan sumber daya manusia global.
HANOI, Vietnam, 4 Juni 2026 /PRNewswire/ — Mishima Kosan memiliki lebih dari 2.500 karyawan yang tersebar di Jepang dan Myanmar. Dengan jumlah tenaga kerja yang besar, tuntutan kompetensi profesional yang tinggi, serta lokasi operasional yang terpencar, perusahaan ini menghadapi tantangan signifikan dalam pelatihan karyawan dan transfer pengetahuan.
User Interface oUser Interface of FPT AI Mentor f FPT AI Mentor
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Metode pelatihan konvensional, seperti pelatihan terpusat dan pelatihan langsung di tempat kerja (on-the-job training), biasanya menghabiskan waktu setidaknya enam bulan hingga karyawan mampu menguasai pengetahuan yang diperlukan. Kondisi ini menyulitkan Mishima Kosan untuk terus memperbarui pengetahuan karyawan dan mengoptimalkan pengelolaan tenaga kerja.
"Sebagai salah satu tantangan utama, karyawan kami memerlukan waktu yang lebih lama untuk menguasai keterampilan khusus di lapangan, termasuk memahami istilah teknis, serta memenuhi standar keselamatan kerja dan kualitas yang sangat ketat. Karyawan baru umumnya membutuhkan waktu enam bulan hingga satu tahun, bahkan lebih, sebelum dapat bekerja optimal. Kondisi ini berdampak pada mahalnya biaya pelatihan sehingga menjadi kendala operasional yang terus kami hadapi," ujar Yoshifumi Mizomoto, Senior Executive Officer, Mishima Kosan.
Melalui FPT AI Mentor, karyawan dapat mengikuti program pelatihan yang dirancang khusus sesuai kebutuhan dengan menggunakan ponsel pintar, kapan saja dan dari mana saja. Sistem ini juga dilengkapi kemampuan multibahasa agar pengguna dapat belajar dan mengerjakan kuis dalam bahasanya masing-masing.
[Mishima Kosan x FPT.AI] FPT AI Mentor Mentransformasi Pelatihan Kerja di Lapangan
Solusi tersebut mampu beradaptasi dengan budaya kerja dan proses operasional perusahaan. Pengguna bahkan dapat memberikan umpan balik secara langsung, misalnya dengan menandai jawaban yang dianggap tidak tepat. Dengan demikian, sistem dapat mempelajari informasi tambahan dan terus berkembang sesuai kebutuhan operasional.
Selain itu, FPT AI Mentor menyediakan sistem manajemen pelatihan terpusat yang membantu administrator membuat, memperbarui, serta memantau seluruh proses pelatihan kerja. Melalui sistem evaluasi berbasis data secara seketika, perusahaan dapat mengambil keputusan yang lebih akurat terkait alokasi tenaga kerja, pengembangan keterampilan, dan perencanaan pelatihan.
Solusi ini didukung model bahasa besar (large language model/LLM) berbahasa Jepang yang dikembangkan FPT.AI, kapabilitas implementasi global, serta pengalaman luas Mishima Kosan di sektor manufaktur yang telah terlibat menjawab berbagai tantangan pengelolaan tenaga kerja.
Deputy Director, AI Product Division FPT Smart Cloud, FPT Corporation, Ho Minh Thang, mengatakan, "Platform tersebut turut memangkas waktu pelatihan karyawan baru, meningkatkan akses materi pelatihan dalam multibahasa, serta memperkuat konsistensi operasional di berbagai fasilitas produksi. Kami menilai, AI berperan penting membantu perusahaan manufaktur global untuk membangun tenaga kerja yang lebih fleksibel, bermutu tinggi, dan berkelanjutan."
Ke depan, Mishima Kosan ingin menciptakan lingkungan kerja manufaktur yang mendukung setiap karyawan mencapai standar kualitas, keselamatan kerja, dan kinerja yang seragam. Dalam proses tersebut, FPT AI Mentor dapat menjadi bagian penting dari transformasi perusahaan.











