Stok BBM Shell Super Pulih Nasional, Kuota Impor Swasta Naik 10 Persen

Pemerintah memberi tambahan kuota impor BBM untuk swasta pada 2025, sementara Shell Indonesia memastikan Shell Super sudah kembali di seluruh SPBU.

- Pewarta

Senin, 8 September 2025 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konsumen kembali bisa mengisi Shell Super usai sebulan kelangkaan. (Dok. Shell.co.id)

Konsumen kembali bisa mengisi Shell Super usai sebulan kelangkaan. (Dok. Shell.co.id)

PAGI itu, deretan mobil menunggu giliran di SPBU Shell kawasan Jakarta Selatan. Aroma bensin menguar, suara mesin berderum, dan wajah-wajah pengemudi tampak lega.

Di layar pompa, tulisan Shell Super tersedia kembali terpampang jelas. Seolah ada kelegaan yang menutup keresahan sejak sebulan terakhir, ketika bahan bakar andalan ini sempat menghilang dari pasaran.

Kembalinya Bensin yang Lama Dinanti Para Konsumen

Kabar itu datang Senin pagi, 7 September 2025, lewat rilis resmi Shell Indonesia yang menegaskan ketersediaan kembali Shell Super di seluruh SPBU.

Sejak pertengahan Agustus, konsumen setia Shell harus menelan kekecewaan karena stok beberapa produk BBM, termasuk Shell Super, mendadak hilang.

Kini, kehadirannya kembali menjadi oase di tengah keresahan masyarakat yang khawatir antrean semakin panjang di SPBU Pertamina.

Namun, di balik kembalinya Shell Super, dua produk unggulan lain yakni Shell V-Power dan V-Power Nitro+ masih belum tersedia, sementara Shell V-Power Diesel sudah kembali mengisi dispenser.

Menakar Strategi Pasar dan Ketahanan Energi Nasional

Kekosongan BBM di SPBU swasta sejak Agustus lalu membuka perdebatan lama tentang ketahanan energi nasional dan ketergantungan pada impor bahan bakar.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan pemerintah sudah memberi kuota impor tambahan sebesar 10 persen bagi korporasi swasta dibandingkan kuota tahun 2024.

“Kalau masih kurang, ya silakan beli ke Pertamina, jangan hanya bergantung pada impor,” ujar Bahlil di Jakarta, menyinggung pilihan solusi bagi Shell dan BP-AKR.

Pernyataan itu seakan menegaskan realitas bahwa ketersediaan energi di Indonesia masih rapuh dan sering kali bergantung pada dinamika pasokan luar negeri.

Antara Janji Korporasi dan Realitas d di Lapangan SPBU

Shell Indonesia, dalam keterangannya, menyebut informasi ketersediaan BBM akan diperbarui setiap pagi karena pasokan bersifat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu.

Pernyataan itu menggambarkan ketidakpastian yang masih membayangi konsumen, meski satu jenis bahan bakar sudah kembali mengalir ke nozzle.

Di sisi lain, Shell tetap mengandalkan lini bisnis lain seperti Shell Select, Shell Recharge, hingga pelumas untuk menjaga loyalitas pelanggan.

Bagi konsumen, kepastian soal BBM jauh lebih penting daripada kopi seduh atau bengkel modern yang ada di SPBU.

Konsumen Bertanya Tentang Kepastian Harga dan Arah Kebijakan

Ketiadaan Shell V-Power dan Nitro+ menimbulkan tanda tanya: apakah korporasi akan kembali menghadirkan produk unggulannya atau perlahan mengubah strategi pasarnya?

Dalam laporan internal pasar energi, kebutuhan BBM nasional terus meningkat rata-rata 2,5 persen per tahun, seiring pertumbuhan kendaraan bermotor.

Jika pasokan swasta tidak stabil, beban terbesar akan jatuh ke Pertamina yang menguasai lebih dari 80 persen distribusi BBM nasional.

Kondisi ini memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah dan korporasi swasta dalam menjamin ketahanan energi jangka panjang.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infobumn.com dan Bisnisnews.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Adilmakmur.co.id dan Hallokampus.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Nusraraya.com dan Jakartaoke.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Pasar Waspada, Sektor Konsumsi Masih Jadi Penopang Utama
Menkeu Baru Targetkan Ekonomi 7 Persen, DPR Ingatkan Ancaman PHK dan Tekanan Internasional
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Lukisan Hilang, Pesan Sri Mulyani: Indonesia Rumah Kita Bersama
Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan
QRIS Segera Hadir di Tiongkok, Transaksi Lintas Negara Makin Mudah
Press Release Berbayar: Solusi Publikasi Media bagi Perusahaan di Era Kompetitif
Pulau Kecil, Masalah Besar: Tambang Nikel Menjadi Ancaman Serius bagi Masa Depan Raja Ampat

Berita Terkait

Sabtu, 13 September 2025 - 12:28 WIB

Pasar Waspada, Sektor Konsumsi Masih Jadi Penopang Utama

Kamis, 11 September 2025 - 07:44 WIB

Menkeu Baru Targetkan Ekonomi 7 Persen, DPR Ingatkan Ancaman PHK dan Tekanan Internasional

Senin, 8 September 2025 - 14:11 WIB

Stok BBM Shell Super Pulih Nasional, Kuota Impor Swasta Naik 10 Persen

Sabtu, 6 September 2025 - 05:53 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Kamis, 4 September 2025 - 08:58 WIB

Lukisan Hilang, Pesan Sri Mulyani: Indonesia Rumah Kita Bersama

Berita Terbaru