QRIS Segera Hadir di Tiongkok, Transaksi Lintas Negara Makin Mudah

Uji coba operasional berjalan, BI optimistis implementasi akhir 2025. Ekspansi ini disebut langkah besar dalam memperkuat konektivitas ekonomi dan pariwisata Indonesia-Tiongkok.

- Pewarta

Kamis, 21 Agustus 2025 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekspansi QRIS diyakini mendorong UMKM Indonesia tembus pasar global. (Dok. bca.co.id)

Ekspansi QRIS diyakini mendorong UMKM Indonesia tembus pasar global. (Dok. bca.co.id)

BAYANGKAN membayar di luar negeri tanpa repot ganti aplikasi atau khawatir sinyal—itulah janji QRIS saat menyongsong lintas perbatasan terhadap raksasa Asia, Tiongkok.

Menariknya, sistem ini tengah diuji coba secara two-way—baik bagi turis maupun pelaku usaha Indonesia dan Tiongkok.

Uji Coba Sandboxing: Dari Jakarta ke Beijing

Bank Indonesia (BI) telah menjalankan uji coba terbatas (sandboxing) per 17 Agustus 2025 bersama People’s Bank of China (PBoC)—sebuah langkah krusial sebelum implementasi penuh QRIS lintas negara.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari skema MoU antarbank sentral, interlinking sistem industri, hingga akhirnya uji coba sandbox .

Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menegaskan, “Mudah-mudahan, insya Allah, akhir tahun kita bisa implementasi QR Indonesia-Tiongkok dua sisi, baik inbound maupun outbound.”

Hal ini menegaskan skema dua arah: pelaku usaha Tiongkok di Indonesia dan warga Indonesia di Tiongkok dapat bertransaksi dengan QRIS tanpa hambatan .

Dampak Lintas Negara: Ekspansi Cepat dan Manfaat Global

Ekspansi QRIS bukan sekadar soal teknologi, tapi transformasi inklusi keuangan internasional.

Sejak diluncurkan awal 2019, QRIS berkembang pesat di ASEAN—Thailand, Malaysia, Singapura —dan menembus Jepang tepat pada 17 Agustus 2025, bersamaan dengan HUT ke-80 RI .

BI dan PBoC memulai uji coba operasional untuk pembayaran lintas batas yang terkoneksi dengan sistem pembayaran Tiongkok.

“Continuous development … cross-border QRIS,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo, menyoroti potensi besar untuk perdagangan lintas batas, usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), dan pariwisata .

Percepatan Partisipasi Global: Bukan Sekadar Transaksi

Tujuan jangka panjang QRIS jauh melampaui kemudahan bayar. Berdasarkan laporan Tempo, jumlah pengguna sudah melampaui 57 juta orang.

Disebutkan bahwa pada kuartal pertama 2025, transaksi melonjak, dan penetrasi ke 38 juta merchant, 93 % merupakan UMKM.

Ekspansi ke Tiongkok mencerminkan strategi diplomasi digital dan dukungan terhadap kemandirian sistem keuangan nasional.

Risiko & Persiapan: Kenapa Tidak Satu Pentungan?

Penerapan lintas negara selalu rumit karena perbedaan regulasi dan struktur kelembagaan.

Filianingsih menyinggung bahwa sebelum sandbox, sudah ada MoU antarbank sentral, kesepakatan antar-industri, dan pengembangan interlinking.

Fintech News menambahkan bahwa fase teknis dan operasional di China melibatkan union Pay International (UPI), ASPI, dan empat switching nasional—Rintis, Alto, Artajasa, Jalin.

Semua ini memerlukan sinkronisasi menyeluruh, jadi tidak bisa instan.

Optimisme di Akhir Tahun: Secure Barrier Diruntuhkan?

Diharapkan pada akhir 2025, QRIS lintas negara dengan Tiongkok diterapkan penuh. Ini bakal memudahkan mahasiswa, pebisnis, hingga wisatawan kedua negara.

Filianingsih berpendapat bahwa ekspansi ini bukan terlambat, melainkan mengikuti tahapan yang tepat menuju integrasi sistem pembayaran aman .

Perry Warjiyo pun menyatakan bahwa inisiatif ini mencerminkan komitmen bersama BI dengan industri sistem pembayaran untuk memperluas peran QRIS di pentas global.****

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Pasar Waspada, Sektor Konsumsi Masih Jadi Penopang Utama
Menkeu Baru Targetkan Ekonomi 7 Persen, DPR Ingatkan Ancaman PHK dan Tekanan Internasional
Stok BBM Shell Super Pulih Nasional, Kuota Impor Swasta Naik 10 Persen
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Lukisan Hilang, Pesan Sri Mulyani: Indonesia Rumah Kita Bersama
Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan
Press Release Berbayar: Solusi Publikasi Media bagi Perusahaan di Era Kompetitif
Pulau Kecil, Masalah Besar: Tambang Nikel Menjadi Ancaman Serius bagi Masa Depan Raja Ampat

Berita Terkait

Sabtu, 13 September 2025 - 12:28 WIB

Pasar Waspada, Sektor Konsumsi Masih Jadi Penopang Utama

Kamis, 11 September 2025 - 07:44 WIB

Menkeu Baru Targetkan Ekonomi 7 Persen, DPR Ingatkan Ancaman PHK dan Tekanan Internasional

Senin, 8 September 2025 - 14:11 WIB

Stok BBM Shell Super Pulih Nasional, Kuota Impor Swasta Naik 10 Persen

Sabtu, 6 September 2025 - 05:53 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Kamis, 4 September 2025 - 08:58 WIB

Lukisan Hilang, Pesan Sri Mulyani: Indonesia Rumah Kita Bersama

Berita Terbaru