Xinhua Silk Road: Integrasi AI dalam Budidaya Sutra Murbei Jadi Jalur Baru Menuju Kesejahteraan Petani di Guangxi, Tiongkok Selatan

- Pewarta

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEIJING, 25 Juni 2026 /PRNewswire/ — Ketika suhu di dalam rumah ulat sutra terdeteksi lebih tinggi dari batas normal, platform daring berbasis kecerdasan buatan (AI) yang terpasang pada telepon seluler milik Wei Qingyi, Ketua Koperasi Peternak Ulat Sutra di Tiongkok selatan, langsung merekomendasikan agar sistem ventilasi otomatis diaktifkan.

Photo shows verdant mulberry parks in an ecological demonstration zone located in Desheng Town of Yizhou District in Hechi City of Guangxi Zhuang Autonomous Region. (Photo by Wang Xinyuan)
Photo shows verdant mulberry parks in an ecological demonstration zone located in Desheng Town of Yizhou District in Hechi City of Guangxi Zhuang Autonomous Region. (Photo by Wang Xinyuan)

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemandangan di rumah ulat sutra (cocoonery) di Distrik Yizhou, Kota Hechi, Daerah Otonom Guangxi Zhuang, telah berubah. Rak dan nampan anyaman bambu yang dulu digunakan untuk memelihara ulat sutra kini digantikan jalur pemberian pakan otomatis, sensor, dan kamera berdefinisi tinggi.

Menghadapi kelangkaan tenaga kerja dan tuntutan untuk meningkatkan daya saing industri, pemerintah setempat memanfaatkan AI guna mentransformasi budidaya ulat sutra yang sebelumnya tergolong padat karya menjadi sektor pertanian cerdas.

Sebagai contoh, Yizhou mendigitalisasi seluruh proses budidaya ulat sutra melalui integrasi AI dan Internet of Things (IoT). Lewat pendekatan ini, data menjadi sumber daya baru untuk sektor pertanian, sedangkan telepon seluler berfungsi sebagai sarana utama dalam pengelolaan usaha budidaya.

Melalui platform komputasi awan berbasis big data, kawasan produksi ulat sutra terbesar di Tiongkok tersebut juga memperkuat sistem budidaya cerdas dengan pemantauan suhu dan kelembapan secara otomatis, serta mengotomatisasi proses pemberian pakan.

Sistem pemantauan dan peringatan dini berbasis teknologi pintar turut meningkatkan akurasi prediksi penyakit utama pada ulat sutra. Tingkat akurasi prakiraan jangka pendek umumnya melampaui 90%, sementara prakiraan jangka menengah mencapai lebih dari 80%.

Di rumah ulat sutra setempat, rangkaian proses produksi yang telah terdigitalisasi juga didukung berbagai peralatan cerdas, mulai dari pengelompokan ulat, pemanggangan kokon, pemberian pakan, hingga proses disinfeksi. Sistem tersebut ikut meningkatkan persentase kokon berkualitas hingga mencapai 95%.

Sementara itu, platform layanan terpadu Jianyitong yang mengintegrasikan teknologi big data, AI, dan blockchain menyediakan berbagai layanan sebagai satu sistem, mulai dari perdagangan kokon ulat sutra, penyelesaian transaksi, informasi tren harga, penyediaan sarana produksi, hingga layanan pembiayaan. Kehadiran platform tersebut membuat peternak tidak lagi khawatir menjual hasil panennya dengan harga di bawah nilai pasar.

Di sisi lain, perusahaan pengolahan sutra memperoleh pasokan bahan baku berkualitas melalui rantai pasok yang lebih stabil sehingga mampu membangun ekosistem industri yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Berkat kualitasnya yang tinggi, benang sutra asal Yizhou kini menjadi bahan baku yang digunakan sejumlah merek fesyen mewah dunia, seperti Louis Vuitton, Hermès, dan Chanel. Berbagai produk mode berbahan sutra dari daerah tersebut juga rutin dipamerkan dalam berbagai ajang internasional.

Transformasi Yizhou tidak hanya ditandai oleh penerapan teknologi cerdas dan pengembangan rantai industri ulat sutra, namun juga terbentuknya ekosistem industri terpadu yang mencakup sektor produksi, pengolahan, ilmu pengetahuan dan teknologi, pariwisata budaya, hingga pelestarian lingkungan.

Dengan memanfaatkan AI untuk mengoptimalkan proses produksi dan berbagai tahapan lainnya, sejumlah industri turunannya, seperti obat-obatan alami dan wisata budaya berbasis sutra, turut berkembang pesat dan menggerakkan perekonomian daerah. Pada 2025, nilai produksi tablet alkaloid dari ranting pohon murbei bahkan melampaui RMB 130 juta.

Tautan artikel: https://en.imsilkroad.com/p/351087.html

Berita Terkait

HUED Hair Professional × Barbie™ Hadirkan Koleksi Warna Rambut Edisi Terbatas “HUE in Pink” untuk Gaya Rambut yang Ekspresif
Wellness Experience Menjadi Bagian dari Pengalaman Menginap di Lebih dari 70 Properti Archipelago Hotels
WEPSEA 2026 Dorong Perkembangan Pasar Kemasan Pangan Berkelanjutan di Indonesia lewat Forum tentang Pulp Molding, Mempertemukan Berbagai Merek dengan Ekosistem Kemasan
Laporan Omdia Semester I-2026: Hisense Pimpin Pasar Global TV 100 Inci ke Atas
ICP DAS-BMP Pamerkan Inovasi TPU Medis di Ajang Medical Manufacturing Asia 2026
Sogang University Buka Jalur Bebas Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Pascasarjana Internasional Bidang STEM di Seoul
LX Pantos Indonesia Tingkatkan Komitmen CSR dengan Merenovasi Sekolah di Bekasi
NILAI PENDAPATAN WISATA KESEHATAN ASAL INDONESIA DI MALAYSIA CETAK REKOR RM2,2 MILIAR, MHX KEMBALI HADIR DI YOGYAKARTA

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:54 WIB

HUED Hair Professional × Barbie™ Hadirkan Koleksi Warna Rambut Edisi Terbatas “HUE in Pink” untuk Gaya Rambut yang Ekspresif

Rabu, 26 Agustus 2026 - 03:00 WIB

Wellness Experience Menjadi Bagian dari Pengalaman Menginap di Lebih dari 70 Properti Archipelago Hotels

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:18 WIB

WEPSEA 2026 Dorong Perkembangan Pasar Kemasan Pangan Berkelanjutan di Indonesia lewat Forum tentang Pulp Molding, Mempertemukan Berbagai Merek dengan Ekosistem Kemasan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:11 WIB

Laporan Omdia Semester I-2026: Hisense Pimpin Pasar Global TV 100 Inci ke Atas

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Sogang University Buka Jalur Bebas Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Pascasarjana Internasional Bidang STEM di Seoul

Berita Terbaru

Suasana rapat yang interaktif dan penuh diskusi antaranggota, menggambarkan semangat kolaborasi dalam mencari solusi terbaik untuk kemajuan organisasi. Berbagai ide segar bermunculan, menciptakan energi positif untuk perencanaan strategis di masa mendatang.

INFO KOPERASI

Rapat Anggota Tahunan: Lebih dari Sekadar Agenda Wajib, Ini Potensinya

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:00 WIB